Obat Penurun Panas


Walaupun bagaimana demam makin mengkhawatirkan bila semakin meningkat dan mendekati 39°C, apalagi bagi anak yang punya riwayat kejang demam…..tolong… Kompres merupakan cara paling sederhana, kuno tapi masih manjur jeee….

Kompres menggunakan air biasa (bukan air es, alkohol, atau sirup dingin :) ) penempatan kompres di kepala, leher, ketiak atau pangkal paha. Kenapa..? Karena kepala anak banyak anyaman pembuluh darah sehingga efektif menurunkan demam sedangkan leher, ketiak dan pangkal paha terdapat pembuluh darah besar yang bila dikompres akan cepat menurunkan suhu. Kalo ditempat lain ?…. boleh aja nggak ada larangan kok.. mau dimana coba ? …. Jempol, lutut, pusar….. boleh aja tapi tidak akan efektif menurunkan demam. Bila suhu tetap naik dan mendekati 39°C maka pilihan lain adalah memberikan obat penurun panas, obat penurun panas yang aman untuk anak ada 2 jenis , yang pertama PARACETAMOL alias ACETAMINOFEN alias PARAAMINOFENOL (kayak buronan banyak alias nya :) ) yang tersedia dalam bentuk tablet sirup maupun suppositoria (untuk dimasukkan lewat…maaf… b0k0ng) sedangkan yang kedua IBUPROFEN (tanpa alias, tapi bapakprofen belum ada, lagi merantau he..he…he) yang juga tersedia dalam bentuk sirup tablet dan suppositoria. Pemberian paracetamol dosisnya 10 -15 mg/kg BB/ kali, bisa diberikan maksimal 5 kali sehari. Umumnya paracetamol tablet tersedia dalam sediaan 500mg sedangkan paracetamol sirup 120mg/ 5ml (5 ml = 1 sendok teh, tapi lebih afdol kalo pake sendok penakar yang ada di kemasan obat). Contoh kalo ada anak umur satu tahun dengan berat 11 kg pemberian paracetamol 110mg tapi untuk kemudahan bisa diberikan 120mg karena pas satu sendok teh. Paracetamol dengan merek tertentu ada yang 160mg/5ml bahkan ada yang 250mg/5ml, itu dipasarkan untuk memudahkan pemberian obat. Nah… masalahnya kalo diliat dari sisi lain paracetamol larut dalam alkohol … wah … haram dong… dulu emang diperbolehkan karena tidak ada pilihan tapi …. sekarang udah banyak merek yang menyediakan paracetamol tanpa alkohol (sayangnya saya enggan sebutkan merek, kecuali ada sponsor :D dasar… mata duitan) Selain dari sisi religius sebenarnya alkohol tidak baik untuk perkembangan anak terutama otak. Ini analogi dari suatu kelainan Fetal Alkohol Syndrome (FAS) yang terjadi karena ibu hamil mengkonsumsi alkohol sehingga terjadi cacat pada bayi yang dikandungnya. Penelitian pada anak memang belum ada (siapa yang mau anaknya dibuat coba-coba … gila aja !!!) tapi kalo kita ngasih alkohol pada anak terus otak yang kecil dan lucu merekam memori taste alkohol berulang kali dan diartikan enak di alam bawah sadar … suatu saat dia remaja mencoba alkohol wahh.. rasanya enak sesuai dengan memori di otaknya … kecanduan deh…(ini hipotesa tapi berdasarkan keilmuan,  serius mode: ON ).
Sekarang waktunya Ibuprofen yang merupakan obat penurun panas yang juga punya efek anti radang (bukan antibiotik) dengan dosis 5-10mg/kg BB/kali, diberikan 3 kali sehari maksimal juga 5 kali. Sediaan yanng banyak beredar tablet 200 dan 400 mg, sedangkan sirup 100mg/5ml dan 200mg/5ml, yang 200 mg/5ml biasa dilabel FORTE. Diberikan dosis 5mg/kg BB/kali dulu, bila suhu sampai 39°C pake dosis 10mg/5ml. Efek samping: kadang nyeri perut.
Tapi kalo demam tidak membaik …seperti biasa…cepat ke dokter.
Yang suppositoria gak saya bahas karena lebih banyak dipake di RS dan kalo orang tua yang ngasih harus ada petunjuk lain yang puaaaanjang dan luaaaama….. pokoknya khusus lah.
Di label kemasan obat emang tidak sama dengan dosis yang saya berikan karena pada label obat produsen harus mencantumkan dosis yang sesuai dengan semua anak berdasarkan umur. Gak tahu kenapa BPOM bikin aturan kok gitu… lha wong pemberian dosis obat anak sak dunia muggle pake berat badan kok…. Wes lah yang penting happy………. Semoga berguna……………….




Share your views...

0 Respones to "Obat Penurun Panas"

Poskan Komentar

 

asdsadas

About Me

Popular

© 2011 belajaran Farmasi

This blog run on iThesis Theme & hosted by Blogger